Pengarang : Ippho Santosa
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tahun Terbit : 2007
Tebal : 160 halaman
Dimensi : 16 x 21
Harga : Rp. 35.000
Buku 10 Jurus Terlarang ! Kok Mau Bisnis Cara Biasa merupakan buku ke-7 dari penulis best seller Ippho Santosa. Seperti pada judulnya buku ini mengungkapkan trik-trik dan wawasan dalam dunia bisnis. Buku ini cocok untuk siapa saja yang mau memulai sebuah usaha maupun yang sudah punya. Perbedaan yang paling menonjol antara buku ini dan buku lainnya adalah pada kata senarai, “kata pengatup”, dan pada “kata pelontar”. Kedua kata tersebut seharusnya adalah daftar isi, kata penutup, dan kata pengantar. Dalam kata pelontar itu mas Ippho (Panggilan dari Ippho Santosa) memaparkan bahwa ia tidak akan mengantarkan kita tetapi akan melontarkan kita.
Dalam buku ini terdapat 10 jurus yang di jelaskan oleh mas Ippho. Yang pertama “Mulailah Dengan Yang Kanan”. Mas Ippho menjelaskan bahwa banyak istilah-istilah yang serba kanan salah satunya, gunakan lajur kanan untuk mendahului. Selain itu kebanyakan orang-orang yang berhasil itu adalah orang yang kreatif. Hampir semua pengusaha yang sukses itu kreatif dan kreatifitas itu adalah otak kanan jadi yang dimaksud mas Ippho adalah mulalilah dengan otak kanan. Yang kedua Rancanglah DNA sedini mungkin. Disini mas Ippho menunyuruh kita bermimpi dan memvisualisasikan mimpi itu karena keadaan dunia sekarang merupakan realisasi mimipi-mimpi orang terdahulu. Yang ketiga Terjunlah Seperti Rollercoaster. Dalam bab ini mas Ippho menjelaskan tentang bagaimana menyiasati kegagalan bisnis dengan Secret of Seven. Yang keempat Berdamailah Dengan Badai. Disini mas Ippho bercerita bagaimana cara menyiasati penyakit, kelemahan, dan kejanggalan. Yang kelima Duduklah Sama Rendah. Dalam bab ini mas Ippho menjelaskan lima keajaiban pararel dalam bisnis. Mas Ippho juga menekankan, kebersamaan dan kerjasama tim itu perlu. Yang keenam Gantilah Gelar dan Jabatan. Disini mas Ippho mengungkapkan ide-idenya tentang cara personal branding dengan gelar dan jabatan buatan sendiri (kreatifitas masing-masing) yang telah terbukti cukup sukses. Yang ketujuh Masuklah ke Surga Paling Dulu. Dalam bab ini mas Ippho memotivasi kita untuk jadi pengusaha. Ia juga menjelaskan bahwa jadi pengusaha itu tidak ada salahnya malah hal itu bermanfaat. Yang ke delapan Biarkan Kudeta Terjadi. Mas Ippho disini menjelaskan tentang pentingnya merk bagi perusahaan dan tentang kudeta konsumen. Yang kesembilan Waspadai Zaman Edan. Maksudnya kita harus waspada di zaman sekarang ini karena keadaan bisnis sekarang tidak menentu banyak faktor yang cepat berubah-ubah. Dan di bab ini mas Ippho menjelaskan bagaimana menghadapinya. Yang kesepuluh Matilah Dengan Tenang. Dalam bab terakhir ini mas Ippho menjelaskan dalam mencapai keseimbangan (bisnis) mengelola keuangan dengan hati nurani dan kehati-hatian.
Untuk lebih jelasnya bacalah buku ini saya jamin anda tidak akan bosan. Buku ini banyak di selingi gurauan ala mas Ippho. Dan hal itu membuat pembaca tidak bosan dan ingin terus melanjutkan membaca. Cukup anda baca bab pertama, pasti anda akan teruskan sampai yang terkhir.
Jika disuruh mencari kekurangan buku ini mungkin hanya ada satu. Isinya kurang jelek, dan terlalu bermanfaat. Sekali lagi jika anda ingin memulai bisnis, atau terlalu banyak waktu luang, atau sudah bosan dengan novel atau yang lainnya maka, bacalah buku ini!


